JK Puji Figur Ibnu Sutowo

0
10

JAKARTA, SENIN – Wakil Presiden Jusuf Kalla memuji figur mantan Direktur Utama Pertamina periode 1972-1976, Ibnu Sutowo dalam merintis dan membangun perusahaan migas nasional itu. Menurut JK, Ibnu yang telah wafat pada tahun 2001 memiliki semangat yang kuat dan visi ke depan dalam membangun Pertamina dari nol.

“Seandainya tidak ada Pak Ibnu, kita tak akan dapat menikmati pengelolaan sumber daya alam yang baik. Kita mungkin tidak menjadi pelopor LNG (liquid natural gas),” tutur JK dalam peluncuran buku biografi Ibnu Sutowo yang bertajuk “Ibnu Sutowo: Saatnya Saya Bercerita!” di Hotel Sultan Jakarta, Senin (15/12).

Buku yang ditulis oleh almarhum Ramadhan K.H. ini berisi tentang perjalanan hidup Ibnu mulai lahir hingga akhir hayatnya, termasuk pada zaman keemasannya ketika dipercaya menjabat Menteri Urusan Minyak dan Gas Bumi pada tahun 1966 dan Menteri Migas pada 1967. Kemudian dirinya dipercaya Presiden Soeharto yang waktu itu menjabat untuk mengasuh Pertamina. Menurut JK, dari pengelolaan manajemen yang tepat dari Ibnu, negara memperoleh alokasi pendapatan sebesar 80 persen dari sektor migas pada tahun 70-an.

“Ini merupakan prestasi yang besar karena Pak Ibnu tak dapat dipisahkan dengan Pertamina saat itu. Pertamina adalah Pak Ibnu dan Pak Ibnu adalah Pertamina. Perjuangannya dilakukan tanpa pamrih,” puji JK.

JK mengagumi ketangguhan Ibnu dalam mengelola perusahaan minyak padahal dirinya sendiri berlatar belakang pendidikan kedokteran bukan teknik minyak ataupun kimia.

“Dia (Ibnu) menggunakan logika dasar untuk mengolah minyak. Sekarang mana ada yang berani buat kilang dengan cepat, menyelenggarakan pertemuan demi pertemuan, mana ada yang berani seperti itu,” tandas JK.

JK mengaku kagum pula dengan pola entrepreneurship Ibnu yang memiliki visi jauh ke depan. (LIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here