Karni Ilyas: Lahir Untuk Berita

0
85

Sampul - Karni_Ilyas

IntipBuku

Satu hari di masa liburan sekolah, Karni Ilyas kedatangan seorang sepupu dari Jakarta. Mereka berkeliling pasar dan menyusuri tepi laut Padang dengan naik bendi. Karni bercerita tentang keinginannya menjadi wartawan. Kenapa wartawan – tanya sepupunya. Ia menjawab spontan: Karena saya ingin terkenal!

Cita-cita ‘anak jalanan’ yang pernah menjajakan koran di pasar Goan Hoat di Padang, Sumatera Barat, tahun 1960-an itu terkabul. Lewat acara Indonesia Lawyers Club yang dipandunya, Karni – dengan suara serak yang khas dan pertanyaan tajam yang dikendalikan oleh logika dan pengetahuan hukumnya yang luas – semakin populer. Semua itu tentu tidak diraihnya dengan tiba-tiba.

Apapun pernah saya lakukan, apapun pernah saya jual untuk menyambung hidup dan pendidikan. Bermimpi itu halal. Tapi ada syaratnya, yaitu kerja keras, kerja keras, dan kerja keras,” katanya.

“Karni Ilyas Lahir Untuk Berita” adalah buku yang memotret 40 tahun perjalanan karir Sukarni Ilyas sebagai wartawan, mulai dari reporter di harian Suara Karya (1972-1978), pindah ke majalah Tempo hingga menjabat redaktur pelaksana Kompartemen Hukum dan Kriminal (1978-1994), menjadi pemimpin redaksi majalah FORUM Keadilan (1992-1999), Direktur Pemberitaan dan Hubungan Korporat SCTV (1999-2005), Direktur Pemberitaan, Olahraga, dan Komunikasi Korporat antv (2005-2008), dan Direktur/pemimpin redaksi tvOne sejak 2008.

Bab 1 Asal Usul: Balingka dan Teror APRI, Yang Pahit dari Segala Pahit, Berawal dari Si Baro, Diselamatkan Gadai Sepeda, dan Mengapa Sukarni.

Bab 2 Menjadi Reporter Suara Karya: Malam Bagai Jelaga, Budi Baik Rahman Tolleng, Dua Kali Hendak Dibogem, Kisah “Siti Nurbaya” 1973, Selamat dari Pemecatan, dan Demi Kepentingan Publik.

Bab 3 Meniti Karir di Tempo: Setiap Berita Adalah Usaha, Eksekusi Henky Tupanwael (Pasal Itu Ditembakkan Lagi dan Ajal Lazarus dan Tiang Tjoen), Sengkon-Karta dan Lahirnya Peninjauan Kembali, Desainer Laporan Utama “Tempo”, Jadi Kapan Soeharto Jatuh?, Mengejar Kartika Hingga ke Geneva, dan Cari Perkara Setelah Kartika.

Bab 4 Memimpin FORUM Keadilan: Dua Tanggung Jawab Satu Slip Gaji,  Romantika Tahun Pertama, Jangan Kayak Menunggu Tahu Hanyut, Dering Tengah Malam dari Ekstension 209, Pandai-pandai Meniti Buih, Peristiwa Mei 1998-Hukum Telah Kelam, dan Dilempar Ke Atas-Melesak Ke Bumi.

Bab 5 Nahkoda Layar Liputan 6 SCTV: Nahkoda Layar Liputan 6 SCTV, Mengungguli Stasiun TV Berita 24 Jam, Menjaga Layar Tetap Aktual-Tajam-Terpercaya, Solidaritas untuk Henry Pribadi, dan Kabinet Gotong Royong dan Kisah Bandara Minangkabau.

Bab 6 Pemburu Berita: Berburu Teroris Nomor Satu, Reportase dengan Tangan Patah, Semua Itu Tak Datang Tiba-tiba, Intervensi dari Mana-mana, Telanjur Cinta Berita, dan Sudah Sampai Abjad Apa?

Satu Berita Jadi Perkara

UlasBuku

Testimoni

RupaRupa

Peluncuran Buku

Indonesia Book Fair

Dari Balingka Ke Jakarta

Bedah Buku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here